Lirik Lagu "Layu" - Malique
Aku lihat layu dalam Melayu
Aku pasti bukan aku seorang saja yang nampak
Ada juga bercadang bertanya tuan punya
Tapi bercampur risau dengan tak tergamak
Nanti dikata tak bersyukur, dikata tak sedar diri
Jadi aku menyendiri, memerhati dan akhirnya mengakui
Yang kita sendiri
Membiarkan bunga raya melayu ke kanan
Dan dibiar bunga tak cantik mekar di kiri
Aku lihat layu dalam Melayu
Tanah air kita yang punya
Kita siram, kita baja tapi angin api kita lupa
Mereka merancang masa menjilat bangsa
13 harimau bertukar menjadi mangsa
Kita lupa nenek moyang kaya-raya
Jangan sekali-kali digadai harta-bendanya
Ku lihat layu dalam Melayu
Ku lihat layu dalam Melayu
Ku lihat layu dalam Melayu
Takkan Melayu hilang di dunia
Ya... tapi apa guna tak hilang di dunia
Kalau kewujudan tidak dirasa
Petah berbahasa kudrat tak berjasa
Orang berbudi kita hanya tahu merasa
Selalu lari bila dirapat
Selalu malu bila soalan diaju
Selalu segan memberi pendapat
Rela mengikut dari meneraju
Belum nyanyi sudah bersorak
Suka berjanji dalam borak
Bukan kata tak ada otak
Cuma tak berfikir di luar kotak
Ku lihat layu dalam Melayu
Ku lihat layu dalam Melayu
Ku lihat layu dalam Melayu
Aku jadi sayu
Bunga menangis dia mendayu
Mahu jadi cantik tetapi ragu
Aku merayu
Bangunlah semula hidup kembali
Jangan tunggu matahari mati
Cepatlah mekar sebelum terlerai
Perjuangan kita belum selesai
Perjuangan kita belum selesai
Perjuangan kita belum selesai
------------------------------------
cantik dan memang cantik
apakan daya...
lupa pada gaya sendiri...
alah wangi yang makin pudar baunya...
salah diri yang tak erti-erti penghujung hidup
coretan ini untuk kemasan diri pada yang merasa sendiri pedasnya cili dan penatnya kaki...
alpa keseronokan sementara yang hilang juga akhirnya
tawa lagi dan tinggal hanya suara sumbang..
akhirnya tangis kemudian hari...
resah tak habis..berpijak dikaki sendiri
mendongak melihat langit
kesian bangsa aku...
seperti ingatan semuanya akan kekal...
mimpi...
tanah rata...
tanah indah....
dihalau...
dihina....
akhirnya yang rugi diri sendiri juga...
sehari secarik...
lama kemudian jadi kain...
apa beza yang nampak dan tidak...
kesal tak sudah kerna terlewat
kain baju sendiri yang makin tiada...
malu tiada baju di rumah sendiri...
ibarat kain yang dicuri dari secarik benang...
termenung kenangkan dimana silapnya...
silap yang tidak harus wujud...
#terima kasih pada yang faham
No comments:
Post a Comment